Salah satu mode busana muslim yang tengah digandrungi kaum wanita dibelahan dunia manapun saat ini adalah leging (legging), khususnya sebagai alternatif celana,stoking atau pakaian dalam yang terkesan lebih santun. Bentuk leging menyerupai celana (sangat) ketat yang membungkus kaki dengan model dan panjangnya yang beragam.
Leging di masa lalu
Legging of Scotsman
Dahulu, leging dipakai sebagai pakaian penghangat atau pelindung. Pakaian ini sebenarnya bisa dikenakan wanita maupun pria. Para Pria di daratan tinggi Skotlandia di abad ke-14 hingga abad-15 biasa menggunakan leging untuk menghangatkan kaki dibalik celana. Demikian pula dengan orang-orang di negara pecahan Rusia dan Korea yang memakai leging dengan bahan wol untuk melindungi tubuh dari cuaca yang dingin.
Pemanfaatan leging sebagai pelindung dilakukan oleh suku indian di Amerika yang membuat celana ketat tersebut dari kulit rusa. Para Koboi di Amerika pun memakainya untuk menghindari lecet saat berkuda dan menghindari gigitan ular atau serangga.
Patricia Field
Baru pada 1960-an, celana leging mulai diperkenalkan sebagai pakaian luar layaknya celana. Perancang busana Patricia Fields adalah orang pertama yang menciptakan model leging modern pada akhir 1970-an.
Leging di masa Kini
Leging yang kita kenal sekarang biasanya terbuat dari lycra,spandek,nilon,katun dan polyester. Namun ada juga leging yang terbuat dari wol,sutra atau bahan lain. leging kini tersedia dalam berbagai corak, warna dan rancangan yang dekoratif.
Mel Shady mengenakan Leging Shaha
Shaha sebagai produsen untuk leging berkualitas di Indonesia menawarkan celana leging yang lebih simple dan minimalis. Hanya merancang warna-warna yang sangat beragam agar sesuai dengan baju,sepatu atau aksesoris lain yang dikenakan. Shaha menjadi bagian trend mode busana muslim di Indonesia sebagai pakaian dalam busana muslim atau sebagai celana saat menggunakan rok panjang atau busana yang tipis dan menerawang.
Bukan hanya untuk kebutuhan fashion muslimah, dalam beberapa tahun terakhir ini, kepopuleran leging meningkat dan digunakan oleh banyak wanita. Gadis-gadis muda biasa memadukan leging dengan mini dress, rok pendek bahkan celana super pendek. Salah satu paduan busana yang modis dengan menggunakan leging adalah gaun mini dilengkapi leging dan sepatu boot berwarna sama. Orang ynag mengenakannya akan tampak lebih tinggi dan semampai.
Karena bahannya yang tebal dan halus, Leging Shaha dapat dikenakan sebagai paduan busana kantor, atau acara resmi dengan kesan santun yang lebih menonjol dari paduan busana apapun.
Bahan Katun yang mampu menyerap keringat serta kelenturannya yang optimal, leging Shaha juga dapat dikenakan sebagai pakaian olah raga dengan tetap menjaga penampilan trend mode masa kini.




